RADIUS

Wed Oct 20 2021 05:20:23 GMT+0000 (UTC)

#Ekonomi dan Bisnis

Presiden Dorong Ekspor Produk Daerah

Apkasi Otonomi Expo 2021 harus menjadi pemicu kebangkitan perekonomian daerah, sehingga Daerah Bangkit Indonesia Maju

Presiden RI, Joko Widodo, saat memberi sambutan pada pembukaan Apkasi Otonomi Expo 2021, yang dilakukan secara daring dari Istana Bogor. (scs)

Bogor-Radius - Presiden RI, Jokowi Widodo, menegaskan bahwa semua daerah di Indonesia harus menguatkan perdagangan antardaerah dan menguatkan ekspor berbagai komoditas ke luar negeri. Sebab saat ini potensi pasar ekspor komoditas dari Indonesia sangat terbuka lebar pasca pulihnya perekonomian negara-neraga yang menjadi mitra dagang Indonesia.

“Jangan lagi ada daerah yang menghambat kemajuan ekonomi, membuat ruwet berbagai perizinan, dan tidak mendukung ekspor berkembang dengan baik,” kata Presiden Joko Widodo dalam sambutannya pada pembukaan Apkasi Otonomi Expo 2021, yang dilakukan secara daring dari Istana Bogor, Rabu (20/10/2021).

Pada kesempatan tersebut, Presiden didampingi oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Ketua Umum Apkasi Sutan Riska Tuanku Kerajaan. Apkasi Otonomi Expo 2021 bertema “Daerah Bangkit Indonesia Maju” yang diselenggarakan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) berlangsung pada 20-22 Oktober 2021 di Hall A, Jakarta Convention Center (JCC).

Presiden Jokowi didampingi oleh Tito Karnavian, Pramono Anung, dan Sutan Riska Tuanku Kerajaan.

Menurut Presiden, pertumbuhan ekonomi mitra dagang Indonesia sudah mulai membaik, sehingga potensi pasar ekspor komoditas Indonesia terbuka lebar. Negara Tiongkok misalnya, saat ini pertumbuhan ekonominya 7,9 persen, Amerika Serikat 12,2 persen, Jepang 7,6 persen, dan India pertumbuhan ekonominya 20,1 persen.

“Saya minta agar komoditas dari daerah di Indonesia bisa masuk ke negara-negara tersebut,” kata Presiden Joko Widodo.

Karena itu, tambah Presiden, daerah jangan hanya menunjukkan produk dan obyek wisatanya saja. Tetapi juga harus menunjukkan dan mengimformasikan bahwa iklim investasi di daerah semakin baik, kepastian hukum semakin membaik, kemudahan perizinan, dan juga Sistem Online Single Submission (OSS) sudah berjalan baik pula.

Acara pembukaan juga dilakukan secara hybrid.

Di samping itu, Presiden minta agar daerah fokus pada produk unggulannya, dan jangan mengerjakan semuanya. Terus meningkatkan volume ekspor dan produk apapun didorong menjadi komoditas ekspor. Ekspor Indonesia saat ini terus meningkat, dan data pada Januari-Agustus 2021, nilai ekspor Indonesia mencapai 142 miliar USD atau naik 37,7 persen year of year.

Sementara itu, Ketua Umum Apkasi Sutan Riska Tuanku Kerajaan dalam sambutannya mengatakan bahwa Apkasi Otonomi Expo 2021 diselenggarakan dengan mengambil tema “Daerah Bangkit Indonesia Maju”. Tema ini diambil, karena pasca covid-19 yang saat sudah mulai melandai, maka saatnya menjadi kebangkitan perekonomian daerah.

“Pada Apkasi Otonomi Expo 2021 ini, terdiri atas beberapa kegiatan, seperti pameran atau expo, forum bisnis, dan pemilihan putri otonomi daerah yang diharapkan mampu mempromosikan keunggulan produk daerah,” kata Sutan Riska Tuanku Kerajaan, yang juga Bupati Dharmasraya, Provinsi Sumatera Barat.

PT Arion Indonesia Jadi Pembicara

Sementara itu, dalam Apkasi Otonomi Expo 2021 yang berlangsung hingga 22 Oktober 2021 itu, juga diikuti oleh PT Arion Indonesia yang berkolaborasi dengan PT Enygma Solusi Negeri dan LG Business Solution.

Mendagri Tito Karnavian (kedua dari kanan) saat mengunjungi booth PT Arion Indonesia. (rad)

Pada kesempatan ini, tim ahli dari PT Arion Indonesia diundang khusus oleh Panitia penyelenggara untuk memaparkan konsep dan platform Smart City. PT Arion Indonesia dijadwalkan memaparkan pada Bupati se-Indoonesia, Kamis, 21 Oktober 2021 di Hall A JCC Jakarta. “Kami diminta untuk memaparkan platform Smart City, sekaligus meningkatkan kualitas daerah dan mendorong investasi daerah berbasis teknologi informasi,” kata Erick Karya, Direktur Pengembangan Aplikasi PT Arion Indonesia.

Booth PT Arion Indonesia mendapatkan perhatian dari peserta Apkasi Otonomi Expo 2021

Perusahaan yang berbasis di Kota Malang itu bergerak di Bidang Aplikasi Smart City. Dalam Apkasi Otonomi Expo 2021 ini, kolaborasi tiga perusahaan itu memperkenalkan framework implementasi sistem pintar VAMP, yakni View - Measure - Improve. Framework ini akan memastikan bahwa setiap langkah implementasi akan berdampak signifikan terhadap peningkatan layanan pelanggan.

Menurut Erick Karya, Smart City adalah cita-cita semua daerah di dunia. Tujuannya adalah untuk keberlangsungan ekonomi, sosial, budaya, iklim dan lingkungan. Untuk mencapai cita-cita yang mulia tersebut, dibutuhkan tiga pilar utama, yakni hardware, software dan brainware. “Kolaborasi ketiganya berada dalam command center, seluruh instansi berkolaborasi untuk menentukan respons yang tepat,” kata Erick Karya.

Untuk menumbuhkan investasi dan perdagangan skala ekpor, harus diiringi dengan data yang sesuai dengan fakta di lapangan. Karena itu, dengan program Smart City ini, semua data akan menjadi terintegrasi dengan baik. “Hal ini sesuai dengan tema Apkasi Otonomi Expo 2021 tahun ini, yakni Daerah Bangkit Indonesia Maju,” tambah Erick Karya.

Bupati Batubara Ir. H. Zahir, M.AP, yang juga Ketua Bidang Pendidikan dan Kebudayaan Apkasi (tengah) bersama Dr. Himmatul Hasanah, S.Pt.M.P, Satf Ahli Bidang Pendidikan dan Kesehatan Apkasi (kanan), saat mengunjungi booth PT Arion Indonesia. (rad)

Ia menambahkan, untuk menyatukan tiga pilar utama tersebut, dibutuhkan komitmen yang serius dan bekelanjutan dari para pemimpin-pemimpin daerah. Komitmen berkelanjutan tersebut untuk memastikan manfaat jangka pendek, menengah dan jangka panjang. “Komitmen yang konsisten akan menghasilkan predikat kota pintar, yang pada umumnya tercapai antara 15-20 tahun,” tandasnya.

Sebagai penyedia infrastruktur Smart City, PT Arion Indonesia dan PT Enygma Solusi Negeri tidak hanya mempresentasikan layanan Smart City berbasis data, tetapi juga menjadikan daerah semakin berkembang melalui Satu Data Kabupaten, yang terintegrasi dengan Satu Data Provinsi, dan juga terintegrasi dengan Satu Data Indonesia.

“Alhamdulillah para Bupati peserta Apkasi Otonomi Expo 2021 tertarik dengan platform yang digarap oleh PT Arion. Apalagi kami sudah berpengalaman menggarap Smart City di berbagai daerah di Indonesia,” tandasnya.

Reporter/editor : chusnun hadi